Pages - Menu

Thursday, December 21

Dina Bicara Cinta

*now playing : frank sinatra - what know my love*


Assalamualaikum wr wb

Udah desember ajah nih, 2017 nya udah mau habis dalam hitungan hari, ada yang resolusi nya sudah terwujud di tahun ini atau malah resolusinya hanya sekedar jadi resolusi hahaha, kalau aku? hahaha yaudahlah yah, aku lebih ke team yang membiarkan semuanya mengalir dan pasrah maunya Allah ajah gimana. yang penting jangan pernah berhenti berusaha dan berdoa...super sekali !

udah lama gak nge-blog *emangbukanblogger* bikin otak buntu mau nulis apaan, karena lately aku lagi suka bgt nulis di buku a.k.a Diary hahaha semacam kembali ke jaman sekolah yang tiap malem sambil tengkurep di kasur nulis "Dear Diary...." chessy? yes, i admit. well hal gitu sekarang justru jadi fun buat aku.

kalau kamu baca judul diatas "Dina Bicara Cinta" assiikkk yah judulnya haha, udah mirip belum sama penulis-penulis yang tulisannya bisa bikin hati deg deg ser atau kadang baper gak karuan. ahhh sudahlah, sudah siap mau baca tulisan aku? yakin mau baca? mungkin kamu bisa siapin obat mual dulu, karena content tulisan ini bisa memicu eneg dan mau muntah hahaha mari kita bicara cintaaaaaa.....

Cinta..bahasa universal untuk semua hal, lagu yg enak di denger pasti soal cinta, buku yang bagus di baca juga soal cinta, film yang keren pun pasti ada cinta-cinta nya, terbukti sudah kalau Cinta memang bahas universal untuk hidup kita.

Awalnya dari perbicangan aku sama sahabat aku kemarin-kemarin yang masih ajah bahas soal cinta, ada yg cinta nya kandas, ada yg gak berbalas, ada yg berhasil, dan semua kisah kisah unik mereka masing-masing. sampai akhirnya aku sampai di titik mereka tanya ke aku soal Cinta aku...nahhh, lets talk.

Cinta buat seorang Andina adalah...segalanya, dan buat aku cinta sejati itu adalah KELUARGA. kenapa? saat kamu gagal, saat kamu berhasil, bahkan saaat kamu gak diterima di dunia manapun, Keluarga adalah rumah yang gak akan pernah menolak kamu untuk kembali. trus gimana kalau bahas soal cinta-cintaan sama pasangan? duhhhh, ngilu ngilu gimanaaaa gitu deh hahaha

Aku, pernah jatuh cinta, pernah patah hati, pernah di khianati, pernah tersakiti, pernah ditinggal pergi dan pernah di cintai. Ada yang bilang cinta buat kita bahagia tapi buat kita menderita. Bener? mungkin bener sih, tapi in my opinion, bukan cinta yang membuat kita sakit ataupun bahagia, tapi justru kita-lah yang bisa membuat diri kita sakit ataupun bahagia. Rememmber, You are the owner of your heart, you are the controller, so you decide.... Bukan sekali aku patah hati, bukan sekali aku kecewa, but over the time i realize, apa yang kita rasa setelah patah hati atau kecewa itu bisa kita "setting" kok. kalau kamu memilih bahagia, BAMM!!! kamu akan bahagia, begitu juga sebaliknya. Trus gimana donk cara mengatasi kekecewaan dan patah hati? well, masing-masing orang berbeda sih, tapi kalau aku, mungkin lebih memilih meng-ikhlaskan yang sudah lewat dan yang penting adalah Me-Maafkan diri sendiri, gak perlu nyesel udah ngabisin waktu, tenaga, pikiran atau mungkin ngabisin duit hahahaha. yang udah ya udah.

trus temen-temenku tanya lagi, gimana sekarang aku ngadepin perasaan saat gak punya pasangan? yah santai ajah, sambil nunggu sang pangeran datang, toh kita bisa memperbaiki diri, memperbaiki ibadah, memperbaiki hubungan sama keluarga dan teman-teman yang mungkin pada saat punya pasangan kemarin kita jarang quality time sama mereka. dan kebetulan aku emang suka baca buku sastra, buku puisi yang bisa killing time dirumah kalo pas malem minggu atau libur gak kemana-mana hahahaha *yahnasippp. 

...to be continue...



Thursday, November 30

Hujan di Bulan November

Aku tau tuhan selalu punya cerita lain untuk setiap insannya
Aku juga tau kalau setiap hari ada cerita baru yang terjadi
Ribuan bahkan jutaan menit sudah aku lewati
Dan selalu berbeda setiap detiknya.

Setiap detik yang bisa saja cepat berubah
Seperti siang merubah malam, dan malam merubah pagi
Semua sama dan semua terasa indah untuk aku, namun itu semua biasa.
Sampai saat satu dari sekian detik terasa beda saat kehadirannya

Satu detik yang kemarin tidak terasa, namun menjadi begitu terasa
Detik yang dapat menghentikan kedip mata dari satu pandangan
Detik yang menghentikan hela nafas dari satu pikiran
Detik yang membawa bias senyum dari satu insan
Dan detik yang membuat aku sesaat kehilangan jiwa saat dihadapannya

Kamu, ya kamu..dari mana kamu datang? Sejak kapan kamu disana?
Kenapa kedatanganmu tiba tiba, kenapa tidak ada isyarat sebelumnya
Apa yang membawamu masuk ke sini, masuk ke pendanganku
Kenapa kamu berani datang dan tinggal tanpa izinku

Hey Tuan.. akan lama kah kamu disini? Akan tinggalkah kamu untukku?
Jika kamu datang untuk tinggal, maka izinkan aku selalu berdiri disampingmu untuk mendampingimu
Namun jika kamu hanya sesaat saja, maka izinkan aku selalu di belakangmu untuk tetap melihatmu

Jika daun yang jatuh ke tanah saja sudah dizinkan untuk jatuh oleh Tuhan
Maka aku yakin, kamu yang tiba2 datang ke duniaku, pun sudah diizinkan sang khalik untuk hadir
Entah kamu datang untuk tinggal atau hanya untuk singgah
Jikapun kamu hanya singgah, maka singgahmu akan tetap indah dengan ikhlasku

Memuja mu dalam hati adalah kehebatanku
Menyebut nama mu dalam sujudku adalah kekuatanku
Dan kehilanganmu adalah ke tidak kuasaanku

Hey Tuan,, tinggal saja disini..kita buat cerita baru
Semua cerita tentang kamu
Dan semua cerita tentang kita…

Tuan, hadirmu itu indah, hadirmu itu tak diduga
 hadirmu itu sama seperti hujan
Hujan yang selalu datang tiba-tiba namun memberi kebahagiaan
Hujan yang ramai rintiknya namun memberi ketenangan

Ya, hadirmu itu seperti Hujan di bulan November...Indah




Monday, June 12

ishbiru wa shobiru wa robbitu

Assalamualaikum wr wb
Hari ini sudah separuh jalan dari ramadhan tahun ini, gak kerasa yah, lalu bagaimana puasa kamu semua? Kalo aku? Yah kodrat wanita pasti ada masa dimana beberapa hari gak bisa ikutan puasa. Ramadhan itu berarti menahan segala rasa yang negative, esensi puasa itu sendiri bukan hanya sekedar menahan haus dan lapar kan, justru bagaimana kita menahan emosi, menahan nafsu dan bagaimana menjadi lebih sabar dan tabah dalam keseharian kita. SABAR, adalah hal terbesar yang hanya bisa dimiliki oleh kita yang “percaya” dan insya allah kita semua termasuk dalam golongan orang orang sabar yang dirahmati Allah SWT..AAmiiinnn

Dipostingan sebelumnya di sini , saya pun menulis tentang sabar, kenapa saya berkali kali membahas tentang sabar? Karena menurut saya hal sabar ini sangat mudah dikatakan tapi sukar diterapkan. Alasan saya menulis beberapa kali tentang sabar adalah dengan tujuan (insya allah) saling mengingatkan dan yang terpenting adalah apa yang saya tulis bisa menjadi motivasi untuk diri saya sendiri.

Sering kali ketika masalah datang, kita justru mengeluh dan lupa kepada Yang Maha Pengasih. Padahal setiap masalah yang adalah ladang pembangunan untuk kualitas keimanan dalam hidup. Ibarat sebuah bangunan yang terlihat kokoh, pastilah harus dengan pondasi yang kokoh pula yang bahan bakunya terbuat dari bahan berkualitas, semacam tagline semen di Makassar “Kokoh dan Tahan Lama” hahahah (bukan endorse), sehingga kalau diterpaan angin badai pun bukan merupakan suatu hambatan. Segala permasalahan yang datangpun gak membuat kita jadi orang yang lemah, tapi justru masalah membuat kita jadi pribadi yang kuat dan pantang menyerah. Dan Saat kita diterpa berbagai masalah, kita tidak boleh hanya pasrah. Namun kita harus berjuang agar segalanya terlihat mudah, dan setelah itu mari kita berserah hanya kepada-Nya.


Jiwa yang kuat muncul dari masalah yang menghebat. Jiwa yang kuat ditandai dengan hebatnya ia menyelesaikan masalah. Bagaimana cara kita menyikapi masalah yang membedakan kita dan yang lainnya.Saat masalah datang maka pada saat itu berkerjalah cara pandang. Jiwa yang berpikiran positif terhadap setiap masalah akan menghasilkan solusi yang positif. Namun jiwa yang berpikiran negatif akan membawa kita kepada kebuntuan dan keterpurukan. Pikiran positif menggerakkan hati untuk selalu mencari hikmah disetiap kejadian. Bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini tiada yang sia-sia dan percuma karena pastilah ada pembelajaran didalamnya.

di era sekarang ini mungkin masih banyak diantara kita generasi muda yang masih lupa kalau saat tertimpa masalah, kita lupa berdoa, lupa berserah dan lupa percaya. Ketika masalah datang, berpikirlah dengan tenang. Banyak mengingat Allah dan cobalah untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Sejenak buka ayat-ayat cinta-Nya dan cari keteduhan di dalamnya. Niscaya akan terbuka hati dan pikiran kita.

Dan bersabarlah kawan...

Ada potongan ayat Al Qur'an yang luar biasa tentang kesabaran yakni QS. Ali Imran ayat 200


“Hai orang-orang yang beriman, Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS.Ali Imran [3] : 200)


“ishbiru wa shobiru wa robbitu”



Dari ayat di atas sangat kental oleh anjuran untuk bersabar. Sabar secara etimologi berarti menahan atau mencegah. Sedangkan secara terminologi sabar artinya adalah menahan diri untuk melakukan keinginan atau hal hal yang dimurkai oleh Allah. Ketika seseorang mengendalikan diri untuk tidak berbuat yang tidak semestinya maka saat itu pula ia belajar untuk bersabar. Seperti halnya sabar dalam sebuah masalah, sebagai contoh, saya baru saja mendapat ujian yang menurut saya cukup berat untuk beban hati saya, hal pertama yang saya lakukan adalah minta petunjuk Allah SWT dalam doa, petunjuk tentang apa yang saya hadapi, benar atau tidaknya sikap saya dalam menghadapi permasalahan ini. Apakah saya langsung mendapatkan jawabannya? Tidak, saya belum mendapatkan petunjuk apa-pun, dan ini adalah saat dimana keSABARan kita diuji, sampai dimana kita bersabar dalam menanti jawaban dari doa kita. Saya adalah orang yang yakin bahwa DOA itu jalan tercepat dalam hal apapun, segala sesuatu yang sudah pergi kadang tak kembali, tapi Doa akan pergi ke langit dan akan kembali kepada yang berdoa. Subhanallah


Jangan lupa, sabar adalah ikhlas, ya..dengan kesabaran maka keikhlasapun akan merantai dengan sendirinya. Ikhlas dengan ketetapannya, Ikhlas dengan segala yang terjadi dalam hidup kita, apapun yang terjadi pada diri kita, percayalah itu yang terbaik dari Allah SWT, percayalah itu bagiian dari pembelajaran hidup kita. Ujian terbesar kesabaran dan keikhlasan biasanya adalah KEHILANGAN. Pernah kehilangan? Pasti sedih bukan? Pasti perih bukan? Iyah, tentu saja, kita manusia biasa. Tapi dari kehilangan kita belajar bagaimana itu sabar dan apa itu ikhlas. Dengan kehilangan kita harus tau bahwa segala sesuatu bukanlah milik kita sepenuhnya, karena apapun yang diberikan kepada kita suatu saat akan diambil kembali oleh-Nya,dan ujian kesedihan merupakan rahmat cinta yang dikirimkan Allah SWT kepada kita, karena sejatinya ujian yang pedih adalah cara-NYA merindukan kita dengan memanggil kita agar datang kepadanya untuk berharap hanya kepadanya, ALLAH SWT itu posesif sama umatnya, kalau dia lagi kangen, pasti deh kita dikasih ujian biar kita merajuk, merayu-Nya, karena memang itu bentuk cintanya, luar biasa kan? Nah, masih mau ngeluh kalo lagi ada masalah? Jangan yah . Saya nih, juga manusia biasa yang gak luput dari salah dan khilaf, makanya Allah juga kadang manggil saya dengan ujian ujian manisnya, hati saya baru saja dipatahkan-nya, kalo bahasa gaulnya mah saya lagi Galau gitu deh hahahaha *yaudahsihhh .. tapi yang terjadi ini membuat saya yakin kalo DIA selalu punya cara untuk membuat saya lebiiiiih dekat denganNya, dan disinilah peran SABAR dan IKHLAS bermain, gampang kok, kita hanya perlu YAKIN kepada-NYA dan saya? Amat sangat yakin, apapun yang terjadi pada diri saya saat ini, itu semua bukan kebetulan, karena semua hal memang sudah ditakdirkan. Susah yah? Ribet Yah? Emanggg, sabar itu sakit, ikhlas itu sulit, makanya hadiahnya surga, kalo gampang, hadiahnya Cuma Chiki ama es doger hahaha.


Dan Demikian pula halnya dengan teman teman yang sedang terkena masalah, maka pada saat itu kita sedang belajar besabar. Allah katakan dalam surat Ali Imran : 200 tersebut agar kita bersabar. Apabila dirasa masih kurang tingkat kesabaran kita maka Allah katakan "kuatkanlah kesabaranmu" karena sungguh manusia adalah makhluk yang lemah. Sabar saja tidak cukup maka tambahkan lagi porsi kesabarannya. Insya Allah, segalanya akan terasa lebih mudah. Semoga kita semua bisa perlahan menjadi manusia yang lebih baik, lebih sabar dan lebih ikhlas, gak ada kata telat untuk berubah, karena ALLAH SWT selalu kasih kesempatan hambanya dan untuk berubah dan menyadari semua kesalahannya.Seburuk apapun diri kita, percayalah Allah maha pemaaf dan maha mengerti :)