Pernah gak
ngerasa capek banget sama dinamika hidup yang jalannya sering banget out of
plan? Atauuu ngerasa energi terkuras habis cuma karena ladenin perdebatan
gak penting di media sosial maupun di dunia nyata? Kalau iya, welcome to the
club. Di dunia yang makin berisik, serba cepet, dan high demanding ini,
punya pikiran yang tenang itu terasa seperti sebuah superpower.
Sebenarnya, kunci
buat bikin hidup terasa lebih simpel dan gak ribet itu bukan dengan mengontrol atau
bisa kuasai semua hal, melainkan belajar untuk mengikuti alur (go with the
flow), bisa jaga kedamaian pikiran, dan mempraktikkan seni bodo
amat.
gimana caranya
meramu prinsip Stoikisme dan the art of not giving a fck* supaya
hidup terasa jauh lebih ringan dan bebas dari unnecessary drama.
Dalam hidup,
sering kali kita stres bukan karena masalahnya, tapi karena resistensi
kita sama keadaan. Kita terlalu fokus sama kalimat "Harusnya enggak
gini..." atau "Kenapa harus gue?". Ketika kita
belajar menerima keadaan dulu (acceptance), kita bakal punya energi yang
cukup buat cari jalan keluar dengan kepala dingin., sambal minum air dingin
#lahh
“Life
is a series of natural and spontaneous changes. Don't resist them; that only
creates sorrow. Let reality be reality.” — Lao Tzu
Secara garis
besar, hal di dunia ini cuma dibagi jadi dua kelompok:
- Hal yang
BISA kita kontrol:
Pikiran kita, respon/reaksi kita, usaha kita, perkataan kita, dan
nilai-nilai yang kita pegang.
- Hal yang DI
LUAR kontrol kita:
Perlakuan orang lain, opini orang lain, macet di jalan, cuaca, sampai
hasil akhir dari usaha kita.
Kebanyakan anxiety
dan kekecewaan muncul karena kita terlalu maksa mengontrol hal-hal di poin
kedua. Kita enggak bisa mengontrol cara orang lain memperlakukan Kita, tapi Kita
100% punya kendali atas bagaimana buat meresponnya. When you master
your reaction, you win.
Setiap hari kita
punya jatah energy and focus yang terbatas. Kalau semua hal dimasukin ke
hati, mulai dari masalah di lingkungan kerja, komentar julid tetangga, sindiran
teman di Story, sampai berita gosip terkini, ya jelas energi mental kita bakal burnout.
Mulai sekarang,
tanya deh ke diri sendiri saat ada hal yang mengganggu:
- "Apakah
hal ini bakal berpengaruh ke hidup gue 5 tahun ke depan?"
- "Worth
it enggak energi gue habis cuma buat mikirin ini?"
Kalau jawabannya enggak,
saatnya bilang: "Yaudah lah, bodo amat." Protect your peace
at all costs.
Salah satu tanda
kedewasaan mental adalah ketika kita mulai males ikut perdebatan yang gak
penting. Ingat, kita gak wajib membuktikan bahwa kita benar kepada semua
orang. Sering kali, orang berdebat bukan buat mencari kebenaran, tapi cuma
buat menang-menangan ego. WOW
Hidup ini
sebenarnya gak sekompleks yang sering kita bayangkan di kepala (overthinking).
Yang bikin berat itu sering kali ekspektasi kita sendiri dan keinginan buat
menyenangkan atau mengontrol semua hal di sekitar kita.
Mulai hari ini,
cobalah untuk:
- Slow down. Jangan
serba terburu-buru merespon sesuatu.
- Focus on the
present.
Yang lalu sudah lewat, yang besok belum tentu terjadi.
- Let go. Lepaskan
hal-hal yang emang di luar kendalimu.
Saat kita mulai
paham kapan harus berjuang dan kapan harus bodo amat, di situlah kita
bakal merasakan hidup yang bener-bener tenang, santai, dan damai. Just
breathe, flow with it, and enjoy the ride!
Jadi, kalau besok ada yang bilang
Gajah bisa terbang-pun, yaudah IYA-in aja biar cepet hahaha